Majene, 24 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat (FK Unsulbar) menyelenggarakan Coaching Akreditasi Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya penguatan mutu akademik, tata kelola, serta kesiapan institusi dalam menghadapi proses akreditasi.
Kegiatan yang berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan di Aula Pertemuan Lantai 3, Gedung B, Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat. Kegiatan diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur terkait yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan Fakultas Kedokteran.
Coaching akreditasi menjadi momentum penting bagi FK Unsulbar untuk melakukan evaluasi dan penyelarasan berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Melalui kegiatan ini, seluruh unsur fakultas didorong untuk memahami secara lebih komprehensif standar mutu yang harus dipenuhi serta memastikan ketersediaan dan kesesuaian berbagai dokumen pendukung akreditasi.

Selain berfokus pada kelengkapan administratif, kegiatan ini juga diarahkan pada penguatan budaya mutu di lingkungan fakultas. Proses akreditasi dipandang bukan semata-mata sebagai pemenuhan dokumen, tetapi sebagai instrumen untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan kedokteran berjalan secara sistematis, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan serta pelayanan kepada masyarakat.
Dekan dan jajaran pimpinan FK Unsulbar bersama seluruh sivitas akademika menunjukkan komitmen untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan proses akreditasi secara optimal. Sinergi antarunit menjadi salah satu kunci dalam memastikan setiap standar dapat dipenuhi dengan bukti yang relevan, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan coaching ini, Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat diharapkan semakin siap menghadapi tahapan akreditasi sekaligus mampu memperkuat sistem penjaminan mutu internal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen FK Unsulbar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Barat.
“Penguatan mutu bukan hanya untuk memenuhi akreditasi, tetapi untuk membangun Fakultas Kedokteran yang unggul, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.”