Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan sosialisasi terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan FK Unsulbar. Kegiatan ini dibawakan oleh Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Sulawesi Barat sebagai upaya memperkuat pemahaman dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Sosialisasi ini menjadi wadah bagi seluruh sivitas akademika FK Unsulbar untuk memperoleh informasi mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Keterlibatan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan dapat memperkuat budaya saling menghormati serta mendorong terciptanya lingkungan akademik yang menjunjung tinggi martabat dan hak setiap individu.
Dalam pemaparannya, Tim Satgas PPKS Unsulbar menjelaskan berbagai bentuk kekerasan yang perlu dicegah dan ditangani, meliputi kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan (bullying), diskriminasi, dan intoleransi. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), seperti penyebaran foto atau video pribadi tanpa izin, body shaming, pelecehan melalui kolom komentar, pengiriman pesan bernuansa seksual yang tidak diinginkan, hingga peretasan akun untuk tujuan ancaman atau pemerasan.

Selain itu, sosialisasi membahas pentingnya mengenali potensi kekerasan yang dapat terjadi dalam relasi akademik maupun organisasi. Praktik senioritas, penyalahgunaan relasi kuasa, tekanan kelompok, perundungan yang berkedok tradisi, serta tindakan yang dilakukan tanpa persetujuan merupakan hal-hal yang perlu diwaspadai. Ditekankan bahwa jabatan, status, maupun posisi tertentu tidak dapat dijadikan alasan untuk memaksa seseorang melakukan tindakan yang bertentangan dengan kehendak dan haknya.
Peserta juga memperoleh informasi mengenai mekanisme pelaporan dan penanganan kasus melalui Satgas PPKS Unsulbar, termasuk pemanfaatan Aplikasi Aman Bicara sebagai salah satu sarana penyampaian pengaduan. Satgas PPKS berkomitmen memberikan penanganan sesuai kebutuhan korban, termasuk pendampingan kesehatan, psikologis, dan hukum dalam proses penanganan kasus. Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Unsulbar menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah kekerasan serta berani melapor apabila mengalami, mengetahui, atau menyaksikan tindakan kekerasan di lingkungan kampus.